Senin, 10 Januari 2011

OVER OF THE TOP MEUTALA.,A.BESAR

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Glee,meutala berada pada titik koordinat 05 12’ 50,0” LU, 095 31’ 31” BT ( puncak ) Dengan jalur yang berbukit bukit dengan kisaran ketinggiannya 1950 mdpl, dengan suhu rata rata 28-30 celsius,yang berada pada pada deretan pergunungan bukit barisan atau sejajar dengan glee meduom, glee trieng, glee meucica, glee ba’et dan glee raja.yang menjadikan pergunungan tersebut sebagai sumber air bagi masyarakat sekitar.
Secara historis glee,meutala pada dasarnya tidak memliki pilar tetapi tetapi sekarang ini sudah ada dikarenakan sekelompok pencinta alam leuser unsyiah telah menandainya dengan pilar yang kecil, serta berberpa metela yang ada yang menyatakan bahwa itulah puncak meutala,yang kawasan sekitarnya di tumbuhi lumut yang lebat dan kantong-katong semar serta perpohonan kecil sehingga lebih mendukung hawa dingin nya puncak.

Glee, metala memiliki sumber pontensi yang baik seperti air dan pohon yang lebat serta pemandangan yang indah dengan biota binatang yang ada yang bisa kita tandai dengan suaranya atau atu berhadapan lansung seperti burung yang terbang atau binatang lain, serta bisa dijadikan bahan penelitian bagi para ilmuan.
Glee meutala bisa dikatakan pergunungan yang kurang di explor sehingga kelestariannya masih amat terjaga, hanya terlihat pada awaal jalur pwndakiannya, kerusakan penebangan liar tersebut dapat kita ketahui kalau kita lihat di sekitar 100 – 200 meter dari koordinat(05⁰ 15’ 39,7” LU - 095⁰ 32’ 08,1” BT) yang berada pada jalur pendakian atau pada kaki gunungnya yang telah di rambah oleh penebangan liar. Tapi ada juga baik nya yaitu air yang masih baik yang di distribusikan pada masyarakat.
Beranjak dari hal diatas dengan semua keindahan alam yang di miliki gleeMeutala, maka kami sebagai mahasiswa IAIN yang tergabung dalam Unit Kesatuan Mahasiswa pencinta alam tertarik mengunjungi dan mendaki gunung tersebut yang terletak di Jantho,dan dimulainya start di desa Teurbeh menuju ke PDAM Mountala. dan jika ada yang bertanya dimana itu PDAM maka jawabannya berada di daerah desa Teurbeh yang berada di sekirtar kaki pergunungan Glee Meutala yang ada pada koordinat Giografis. dan jika barang siapa ingin melalukan pendakian atau invertigasi flora dan fauna maka dapat di akses melelai jalur track yang di buat oleh unit pencinta alam UKM PA – LH GAINPALA Ar- Raniry atau terserah sebelah mana yang di inginkan, yang pastinya start yang muda di akses yaitu di desa teurbeh yang start pendakiannya bertempat di PDAM MONTALA. dan apabila ingin melakukan pendakian sampai puncak saja tanpa ada investigasi atau tujuan lainnya maka kita akan finis pada puncak GLEE MEUTALA yang ditempuh selama empat hari jika tidak ada kendala dalam pendakian.
Untuk pendakian Glee meutala kita harus melalui lima proses yaitu melaui bukit, empat alur air, hutan yang agak rapat, bukit cadas dan hutan rotan. dan apa bila ingin melalukan pendakian melalui jalur unit pencinta alam UKM PA – LH GAINPALA buka maka para pendaki akan menjumpai lima hal tersebut. dalam lima hal tersebut ada dua hal yang memakan waktu banyak yaitu melewati bukit cadas dan melewati hutan rotan setelah melewati dua hal tersebut maka pendakian berada pada posisi aman karena akan berjumpa pada penggungan yang menuju langsung ke puncak. dan apabila sudah mencapai puncak maka pada puncak pertama yang pendaki jumpai maka terdapat pilar berwana orange, dan jika di lakukan observasi sekitar puncak tersebut maka terlihat puncak utama dari GLEE meutala yang jaraknya 15 menit perjalanan.

B. TUJUAN
 Untuk mengambil keaanggotaan tetap di UKM PA-LH GAINPALA
Ar-Raniry
 Mengaplikasikan program kerja pengurus divisi mountenering UKM PA-LH GAINPALA Ar-Raniry, untuk meningkatkan SDM
 Menambah daftar pendataan pendakian gunung yang ada di Aceh pada UKM PA-LH GAINPALA Ar-Raniry
 mencapai puncak

C. NAMA DAN TEMA KEGIATAN
Nama kegiatan : EXPEDISI MEUTALA 2010
Tema kegiatan : Over Of The Top Glee,Meutala
D. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

1. Waktu Kegiatan :
Adapun waktu kegitan ini dilaksanakan mulai tanggal 24 Oktober S/D 02 November 2010.
2. Tempat Kegiatan :
Glee, meutala.Desa Terebeuh ,Jantho Aceh Besar
E. TIM EXPEDISI

Adapun tim expedisi beranggotakan empat orang, berikut nama-naman peserta tim expedisi:
1. HERI AGUSRI NANDAR : Navigator,Penebas II
2. INDRA FEVRIADY : P3k, Photografer
3. T. NUSIRWAN PUTRA : Perlengkapan,jurnalis
4. TSAQIB NAJMI : Ketua tim,penebas I

F. FAUNA FLORA
1. Fauna
kawasan GLEE MEUTALA merupakan kawasan ekosistem yang di dalam terdapt berbagai populasi dan habitat yang berada dalam satu ekosistem GLEE MEUTALA. Adapun populasi tumbuhan yang tedapat di sekitar jalur pendakian kami yaitu pohon - pohon besar yang tingginya 25 – 30 meter yang lebarnya 1 – 2 meter, pohon rotan jenis palm dan leana yang berada pada ketinggian 800 – 900 Mdpl, selain itu sekitar ketinggian seribu lebih kami temukan populasi jamur putih yang berbetuk payung cina, tinggi jamur sekitar lima inci dan lebar daun berkisar π4 cm luas jari-jari lingkaran, selain itu pada pada ketinggian 1800 – 1900 kami temukan populasi lumut yang tumbuh pada pohon dan bebatuan, selain juga kami jumpai jenis stroberry hutan yang ciri-cirinya buah berwaberwarna merah, berbentuk butir yang tersusun dalam satu tangkai buah, berduri pada batang, berdaun runcing bercabang lima berwarna hijau abu-abu danberikutnya pada ketinggiang 1975 mdpl sampai pada puncak Glee Meutala yang berada pada ketinggian 2017 mdpl kami dapatkan 3 jenis katong semar yang ciri- cirinya sebagai berikut: yang pertama bibir kantongnya warna hijau berbintik merah, bibirnya berwana merah, mulut kantong terpayungi paying bunga berwarna merah bercampur hijau, panjang tangkai berkisar 20 cm, daunnya berwarna hijau panjangnya 10 cm, lebar daun 4 cm, bentuk pohon sepeti anggrek. yang kedua: kantong semar hijau. ciri – cirinya: kantong berwana hijau bentuknya runcing panjangnya 10 cm, bentuk daun sama dengan kantong semar bintik merah, pajang daun 15 cm lebar 5 cm, panjang tangkai 25 cm, tumbuh pada pohon yang berlumut. yang kitiga. kantong semar mini. ciri- cirinya: kantong berwana hijau muda, panjang kantong 1cm lebar kantong 0,5 cm, panjang tangkai 3 cm, panjang daun 2 cm lebar 0,5 cm, daun berwarna hijau berkilab. selain itu pada puncak juga kami jumpai 3 jenis anggrek. yang pertama anggrek pohon berbatang ubi. ciri – cirinya: bunga berwana merah jambu pekat, bunga bebentuk kuku hinggap. yang kedua anggrek pohan berdaun pandan. ciri-ciri nya bunga berwana kuning seperti bunga padi, tumbuh pada pohon. yang ketiga anggrek pohon berwarna putih sepeti bunga melati.
2. Fauna
dalam kawasan ekosistem GLEE MEUTALA selain dari populasi tumbuhan juga terdapat habitat satwa.adapun habit satwa yang kami temukan dengan bebara alat panca indra dan opservasi jejak sebagai berikut:

 MAMALIA
a. Beruang
beruang kami nyatakan ada karena ada jejak dan suara. jejak beruang tersebut kami temukan pada pohon kecil dekat dua pohon bersar yang berdada pada lembah tempatnya 200 meter di sekitar koordinat 05⁰15’ 02,0” LU - 095⁰ 32’ 11,8” BT. jejak tersbut kami temukan pada hari kedua pendakian sekitar pukul 15.30 WIB, kemudia pada hari ketiga pada pukul 08.00 terdengar raungan suara beruang yang lagi bertengkar di daerah di temukan jejaknya tersebut.




b. Harimau
Adapun suara harimau tersebut terdengar pada pukul 18.30 ketika kami turun dari glee meutala pada hari sabtu yang berada pada ketinggian 500 mdpl.
c. Babi hutan
jejak babi hutan kami temukan yaitu ketika kami melakukan pendakian yang berada pada ketinggian 900 pada hari kedua pendakian, jejaknya berupa bekas jalan babi.
d. Tupai
adapun tupai itu kami lihat ketika kami melakukan pendakian yaitu bertempat di sekitar camp pertama.tupai tersebut bentuknya kecil sebesar tikus.
e. Siamang
Siamang tersebut kami nyatakan ada karena kami mendengar suara siamang tersebut pada hari ketiga pendakian. siamang tersebut mulai bersuara sekitar pukul. 07.00 WIB

 AVESS
pada kawasan ekosistem glee meutala terdat beberapa jenis aves. ada pun jenis aves yang terdapat di kawasan ekosistem glee meutala adalah sebagai berikut:
a. burung pelatuk
burung pelatuk kami temukan pada hari kedua pedakian yang berada pada ketinggian 800 mdpl. ciri – cirinya bulunya berwarna hitam kepalanya berwana coklat merah.
b. Balam hijau
balam hijau kami temukan pada tempat yang sama di sekitar tempat kami temukan burung pelatuk. cirinya berwana hijau. ukurannya sebesar balam biasa.
c. Elang
Elang kami temukan yaitu dengan cara terlihat dengan panca indara penglihatan dan jejak berbentuk bulu sayap yang kami temukan ketika turun.pelihat terhadap elang terbang pada pukul 10.00 WIB hari ke empat dan jejaknya di temukan ketika turun dari puncak glee meutala sekitar pukul jam tiga lewat.
d. Burung Rangkong
Burung rangkong kami temu ketika kami berada pada camp ketiga yang berada pada koordinat 05⁰ 13’ 59,6” LU - 095⁰ 31’ 58,3 dan juga ketika kami berada pada camp pertama. rangkong tersebut terlihat pada pukul 12.00 wib.

 SERANGGA
serangga merupakan jenis habitat yang sering kita jumpai di sekitar pergunungan tropis. adapun serangga yang kami temukan berupa:
- Tawon tanah berwana kuning hitam yang berdada pada ketinggian 900 mdpl.
- Semut hitam berbadan panjang ukurannya sedang berada pada ketinggian 1705 mdpl.
- nyamuk gunung berukuran sangat kecil yang berada pada camp ke empat pada ketinggian 1705 – 1975 mdpl.

G. TITIK KORDINAT
Adapun titik –titik koordinat yang tertara dibawah ini telah diberitakan dengan system komunikasi melalui telpon genggam. dan di monitoring oleh tim posko melalui google art. untuk jalur monitoring google art dan koordinat dapat di lihat pada bab lampiran.

H. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
Terlampir
I. HASIL YANG DICAPAI
1. Teraplikasinya expedisi sebagai syarat menjadi
anggota tetap
2. Mengaplikasi materi mountenering
3. Pendataan pergunungan glee, meutala. dari segi dokumentasi,jalur pendakian serta lainnya.
4. tercapainya top pada puncak glee meutala berdasarkan pembuktian pada bab terlampir.
5. tercapainya target hari pendakian dan penurunan sesuai pelaksanaan yang di tentukan.

J. KENDALA YANG DIHADAPI
1. Pada ketinggian 900 mdpl tim di sengat tawon sehingga awalnya sempat terjadi kepanikan karena takut akan mengganggu kesehatan anggota tim dan molornya waktu keberangkatan.
2. Tidak berfungsinya HT, sehingga sulit komunikasi dengan tim posko.






BAB II
PERSIAPAN
A. PEMBENTUKAN TIM
Pembentukan tim expedisi glee,meutala ditentukan dalam rapat forum diUKM PA-LH GAINPALA Ar-Raniry, dalam expedisi ini yang di wajibkan khusus bagi angota muda yang telah melakukan try out atau telah lewat masa bimbingan dan anggota yang mengajukan diri atau dipilih langsung oleh rapat bersama yang dilihat dari berbagai kriteria yang ada agar expedisi ini berjalan denagan baik, dan bisa mengikuti berbagai keharusan sebelum melakukan expedisi seperti latihan fisik dan membantu persiapan atau hal yang lainnya, adapun tim yang telah disepakati bersama adalah sebanyak empat orang yaitu: yang telah tertera pada bab Di atas pada tim expedisi.
B. LATIHAN FISIK
Seperti biasanya Sebelum melakukan expedisi, tim mempersiapkan fisik dengan latihan, latihan ini dilakukan selama kurang lebih tujuh belas hari yang di mulai dari tanggal 7 Oktober s/d 23 Oktober 2010,pelatihnya adalah (MUHAMMAD SAPUTRA bl), menu- menu yang diberikan antara lain:
(terlampir)

C. SURVEY LOKASI
Sebelum melakukan expedisi, tim melakukan survei tempat/lapangan kegiatan dan berkoordinasi langsung dengan warga setempat atau pihak yang bersangkutan, tim di wakili dua orang untuk melakukan survey , lokasi tempat kegiatan merupakan tempat para pecinta lingkungan,yang telah di publis oleh pencinta alam lainnya, lokasinya bertempat di pergunungan bukit barisan, disini tim hanya melakukan survey sampai desa terakhir dan hanya sebatas jalur utamanya saja,
D. PERSIAPAN ( Tiem )
Perlengkapan yang telah kami siapkan untuk kegiatan expedisi ini secara umumnya meliputi:
1. logistik
2. perlengkapan dan peralatan
3. administrasi
4. Perizinan

Persiapan ini dilakukan oleh anggota tim expedisi dan pihak anggota atau pengurus lainnya yang telah dikoordinir langsung oleh coordinator expedisi ( Fajri )serta anggota lainnya dengan kepanitiaannya telah disusun dengan baik dan bantuan dewan senior.


BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Seperti kegiatan expedisi lainnya yang secara umum bisa di nilai sukses dengan baik, dimana secara luas tiem telah mengaplikasikan materi yang ada dan telah mengumpulkan sedikitnya dokumentasi yang ada dan sudah bisa mengenal alam lebih luas dan merasakan manfaatnya, dan telah bisa menjadikan acuan untuk pendakian lainnya.
B. SARAN
Diharapkan kepada tim Xpdc atau yang ingin melakukan Xpdc agar mempersiapkan fisik maupun mental yang matang sebelum melakukan sebuah perjalan. dan didalam perjalanan kita hendaknya selalu meminta pertolongan kepada Allah SWT,sabar,tabah dan menjalin kerja sama yang baik antar anggota team.Karna hal tersebut sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya sebuah XPDC.



NO KOORDINAT CAMP KETINGGIAN
1 05⁰ 15’ 39,7” N –
095⁰ 32’ 08,1” E CAMP 1 370 MDPL
2 05⁰ 15’ 02,0 N –
095⁰ 32’ 11,8 E CAMP 2 686 MDPL
3 05⁰ 13’ 59,6” N –
095⁰ 31’ 58,3”E CAMP 3 953 MDPL
4 05⁰ 12’ 59,9” N –
095⁰31’ 47,6” E CAMP 4 1641 MDPL
5 05⁰ 12’ 46,2” N –
095⁰31’ 37,1” E CAMP TERAKHIR 1975 MDPL
6 05⁰ 12’ 50,0” N –
095⁰ 31’ 31,0” E PUNCAK 2017 MDPL
7 05⁰ 15’ 06,2” N –
095⁰ 32’ 10,7” E ALUR TERAHIR 606 MDPL
8 05⁰ 15’ 03,4” N –
095⁰ 32’ 10,0” E CADAS -
9 05⁰ 13’ 39,1” N –
095⁰ 31’ 51,5” E PENAMPUNGAN -
LIST KOORDINAT PERJALAN/CAMP







LIST PERLENGKAPAN

No Nama Barang Jumlah Keterangan
1 Cariel 4 Unit
2 Tenda 1 Unit
3 Trangia 2 Unit
4 Nesting 1 Unit
5 Terpal 3 Unit
6 Senter 4 Unit
7 Parang 2 Unit
8 Matras 4 Unit
9 Tali rapia 10 Gulung
10 Tali rapia hitam 1 gulung
11 Jerigen 7/1kecil
12 Batu asahan 1 Unit
13 Batre alkalin A4/A3 10/6 Buah
14 Batre ABC besar 10 Buah
15 Batre ABC kecil 2 kotak
16 Lampu badai 1 Unit
17 Head lam 1 Unit
18 Plastik paking besar 1 0ns
19 Plastic Paking secukupnya
20 Karet ban secukupnya
21 Lilin 2 bungkus
22 Korek api / gas 1 pak/
23 Pring 4 Unit
24 Gelas 4 unit
25 Sendok 4 unit
26 Jarum 1 paket
27 Benang nilon 2 gulung
28 Lampu tenda 1 unit
29 Pipet 1 bungkus
30 Wabing 4 utas
31 Karabiner 4 Buah
32 Karmantel TNI 1 gulung
33 Spertus 3 liter
34 Minyak tanah 1 liter
35 Tisu gulung 20 gulung
36



DAFTAR LOGISTIK
No Jenis Jumlah
1 Beras 5 bambu
2 Indomie 40 Bungkus
3 Kecap 4 Buah
4 Saus 3 Buah
5 Nescafe 2 Bungkus
6 Kopi mix 1 Pak
7 Kopi ulee kareng 2 Bungkus
8 Kapucino 1 Pak
9 Sarden 15 Kaleng
10 Kerupuk 3 Bungkus
11 Ikan asin 5 ons
12 Korek api 8 Buah
13 Abon 3 Bungkus
14 Sosis 1 Bungkus
15 Tisu 2 pak
16 Kacang hijau 1/4 Ons
17 Blue band 6 Bungkus
18 Minyak Makan 2 kilo Gram
19 Rokok 2 pak
20 Susu 1 Kaleng
21 Teh celup 2 Kotak
22 Garam 2 Bungkus
23 Minyak lampu 2 Liter
24 Permen 2 Bungkus
25 Gula 1 kilo Gram
26 Snack/roti 20 Bungkus
27 Coklat 3 Bungkus
28 Extra joss 2 Kotak
29 Kuku Bima 2 Kotak
30 Hemaviton 2 Kotak
31 Nutri sari 2 Kotak
32 Cabe 2 Ons
33 Tomat 14 Buah
34 Bawanw merah 1/2 Ons
35 Bawang putih 2 Ons
36 keju 1 Bungkus
37 Tempe 6 Bungkus
38 Energen 30 Bungkus

Kamis, 06 Januari 2011

kutipankenapamendakigunung


Dari berbagai kutipan ?!
MENGAPA MENDAKI GUNUNG ?!
Berbicara tentang pendaki gunung Selalu ada sensasi tersendiri, Tak tau juga, apresiasi saya terhadap para pendaki gunung juga lumayan tinggi. Seperti apapun orangnya, kalau dia adalah seorang pendaki,  Perhatian saya juga kerap teralihkan oleh para penggendong carrier, para pemakai sandal gunung, para pemakai gelang prusik, dan siapapun yang bebau kegunung-gunungan lah.
Namu, Ketika saya sedang sangat mengidolakan mountaineering ini, dengan terduga seorang teman saya yang cukup idealis berkata; “Mendaki gunung itu buat apa? Apa yang kamu dapat? Kegiatan kok menantang maut. Itu wasting time (buang2 waktu aja !). Mending hobi tu kayak aku, nonton film. Sudah pengetahuan bertambah, tidak menantang maut pula” Kira-kira seperti itu terjemahannya,.
Maka dari situ saya berkeinginan membuka berberapa saja tanya jawab terhadap mereka yang suka naik gunung.dan tau resikonya.
* Gp Indra  : Aku merasa lebih dekat dengan kaki langit, pada sang pemberi rahmat. serta dapat menghargai diri sendiri,dan lainnya.
*Aku CIcAK : GP 15 157 07. karena ilmu itu didapat dari pengalaman, dan Aku bosan tinggal dikota terus, tiap hari aku menghirup udara beracun maka dari sebab itu lah aku naik gunung untuk mencari udara segar……….
*GP TOKAI 07 : *suka suka* .
* gp Alfinsyah : buat menikmati secangkir kopi .
Gp 12 137 04 : “ Karena ngak punya Gunung ”;.
Seorang pendaki tersohor pernah ditanya kenapa sih kamu naik gunung? jawabannyya pun sangat singkat “Because it’s there“..Dialah George Leigh Mallory yang hilang bersama Andrew Irvine pada tahun 1924 saat melakukan pendakian di gunung everest, sang pendaki legendaris terkenal dengan kalimat ’Because it’s there’ (karena ia ada disana). Ia merupakan sosok penakluk yang akhirnya ‘tidak berhasil menemukan sisi kemanusiaanya’ di puncak gunung dan tebing. Sisi kemanusiaannya tercerabut oleh konsep penaklukan alam yang teramat diyakininya. Alam tak memberikan hikmah apa-apa kepadanya kecuali kesan bahwa Mallory telah sukses menjadi penakluk. ”Because it’s there’ merupakan sebuah kalimat yang tak punya makna apapun bagi pembangkitan sisi manusiawi. Kalimat itu hanya merupakan arogansi dangkal dan rendah dari emosi kesombongan manusia, yang kehilangan spiritualitas di tengah alam yang ditaklukkannya. Kalimat itu tak lebih dari suatu ’penaklukan kosong tanpa arti apa-apa’. Ungkapan Mallory ini dijadikan kalimat kebanggaan bagi ‘Pencinta Alam’ dalam sticker, baju, pamflet dan sejenisnya. ‘Pencinta Alam’ tersebut, ’terlalu tinggi’ menilai ungkapan penaklukan tersebut. Penilaian yang tak teramat pas, bila disesuaikan dengan arti ‘Pencinta Alam’. ‘Pencinta Alam’ sama sekali tak punya visi dan misi penaklukan apapun, kecuali ”menaklukkan arogansi diri sendiri”. Arogansi adalah saudara sulung Iblis yang bersemayam dalam hati dan pikiran manusia, sejak masa puber. ”Menaklukkan arogansi diri sendiri” memang terlalu berat, penaklukan itu harus diselesaikan hingga ajal tiba
Soe Hok Gie, dalam tulisannya ” Menaklukkan Gunung Slamet”, ia menjelaskan dengan gamblang kenapa ia naik gunung,“kami katakan bahwa kami manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari Hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal akan objeknya. dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung. Melihat alam dan rakyat dari dekat secara wajar dan disamping itu menimbulkan daya tahan fisik yang tinggi” (Soe Hok-Gie…sekali lagi).
“ Kutipan yang sama?>! Soe Hok-Gie”
kalau gunung, tantangan-nya lebih besar, dan penuh dengan ketidakpastian...
kalau pantai sih lebih bikin perasaan nyaman sejak awal berangkat.
padahal kalau naik gunung dan udah sampai puncak kan sebenernya pemandangan yg kita dapet ya itu2 aja (lebih bagus pantai),
tapi memang ada kepuasan, perasaan "berhasil" mengalahkan diri sendiri,
membuktikan kekuatan hingga bisa nyampai puncak...
jadi meskipun keindahan yg didapat di puncak gunung itu "tidak seberapa" dibandingin pantai, kepuasan dan kebanggaan dalam diri jd dominan
yang pasti : Mendaki gunung beresiko tersesat, hipotermia, terpeleset. Menonton film beresiko sakit mata, terdoktrin oleh film, lupa makan. Balap beresiko jatuh. Internetan beresiko mata sakit, lupa waktu. Dan sebagainya. Yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan segala sesuatu dengan benar dan sesuai PROSEDUR.
Kutipan akhir :
Tiap jengkal lukisan alam semoga membuat kita makin tunduk pada keperkasaan Sang Pencipta karena pada dasarnya kita yang lemah ini tak akan berdaya dibandingkan keperkasaan alam yang merupakan guratan ayat-ayat kauniyah-Nya.
“Seorang pendaki gunung sejatinya tidak senang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi yang sedang menusuk ke langit tapi ia sedang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi dari egonya sendiri sebagai seorang manusia. “dari seorang pendaki Indonesia
(Ita Budhi),
Itu semua Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, KESEMPURNAAN.
Dan pastinya semuanya kembali kepada kitanya(diri sendiri).

BY :
Penulis 29feb1988

.












Senin, 03 Januari 2011

AKU, ANAK ALAM

sajak/puisi bodoh]]]oleh : indra fevriady


Biar, saja katamu kami takberadap
dalam katamu kami tak peduli,
jurusan kami  bukan urusanmu.
 
kami anak alam juga  berguru 
guru bahasa kalbu guru badan suci. 
 
eeemmmm........
anak manusia?

seakan dirimu begitu mulia begitu bertahta
tapi memang kau menjujung tampilan luar saja,! busuk?


mengertilah 
duhai puncak gunung batin
duhai deras sungai jiwa
duhai dalam lautan akal
bahwa, aku anak alam yang  tak cinta slogan




































Senin, 20 Desember 2010

kaki gunung

Dari berbagai kutipan ?!
MENGAPA MENDAKI GUNUNG ?!
Berbicara tentang pendaki gunung Selalu ada sensasi tersendiri, Tak tau juga, apresiasi saya terhadap para pendaki gunung juga lumayan tinggi. Seperti apapun orangnya, kalau dia adalah seorang pendaki, Perhatian saya juga kerap teralihkan oleh para penggendong carrier, para pemakai sandal gunung, para pemakai gelang prusik, dan siapapun yang bebau kegunung-gunungan lah.
Namu, Ketika saya sedang sangat mengidolakan mountaineering ini, dengan terduga seorang teman saya yang cukup idealis berkata; “Mendaki gunung itu buat apa? Apa yang kamu dapat? Kegiatan kok menantang maut. Itu wasting time (buang2 waktu aja !). Mending hobi tu kayak aku, nonton film. Sudah pengetahuan bertambah, tidak menantang maut pula” Kira-kira seperti itu terjemahannya,.
Maka dari situ saya berkeinginan membuka berberapa saja tanya jawab terhadap mereka yang suka naik gunung.dan tau resikonya.
* Gp Indra : Aku merasa lebih dekat dengan kaki langit, pada sang pemberi rahmat. serta dapat menghargai diri sendiri,dan lainnya.
*Aku CIcAK : GP 15 157 07. karena ilmu itu didapat dari pengalaman, dan Aku bosan tinggal dikota terus, tiap hari aku menghirup udara beracun maka dari sebab itu lah aku naik gunung untuk mencari udara segar……….
*GP TOKAI 07 : *suka suka* .
* gp Alfinsyah : buat menikmati secangkir kopi .
Gp 12 137 04 : “ Karena ngak punya Gunung ”;.
Seorang pendaki tersohor pernah ditanya kenapa sih kamu naik gunung? jawabannyya pun sangat singkat “Because it’s there“..Dialah George Leigh Mallory yang hilang bersama Andrew Irvine pada tahun 1924 saat melakukan pendakian di gunung everest, sang pendaki legendaris terkenal dengan kalimat ’Because it’s there’ (karena ia ada disana). Ia merupakan sosok penakluk yang akhirnya ‘tidak berhasil menemukan sisi kemanusiaanya’ di puncak gunung dan tebing. Sisi kemanusiaannya tercerabut oleh konsep penaklukan alam yang teramat diyakininya. Alam tak memberikan hikmah apa-apa kepadanya kecuali kesan bahwa Mallory telah sukses menjadi penakluk. ”Because it’s there’ merupakan sebuah kalimat yang tak punya makna apapun bagi pembangkitan sisi manusiawi. Kalimat itu hanya merupakan arogansi dangkal dan rendah dari emosi kesombongan manusia, yang kehilangan spiritualitas di tengah alam yang ditaklukkannya. Kalimat itu tak lebih dari suatu ’penaklukan kosong tanpa arti apa-apa’. Ungkapan Mallory ini dijadikan kalimat kebanggaan bagi ‘Pencinta Alam’ dalam sticker, baju, pamflet dan sejenisnya. ‘Pencinta Alam’ tersebut, ’terlalu tinggi’ menilai ungkapan penaklukan tersebut. Penilaian yang tak teramat pas, bila disesuaikan dengan arti ‘Pencinta Alam’. ‘Pencinta Alam’ sama sekali tak punya visi dan misi penaklukan apapun, kecuali ”menaklukkan arogansi diri sendiri”. Arogansi adalah saudara sulung Iblis yang bersemayam dalam hati dan pikiran manusia, sejak masa puber. ”Menaklukkan arogansi diri sendiri” memang terlalu berat, penaklukan itu harus diselesaikan hingga ajal tiba
Soe Hok Gie, dalam tulisannya ” Menaklukkan Gunung Slamet”, ia menjelaskan dengan gamblang kenapa ia naik gunung,“kami katakan bahwa kami manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari Hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal akan objeknya. dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung. Melihat alam dan rakyat dari dekat secara wajar dan disamping itu menimbulkan daya tahan fisik yang tinggi” (Soe Hok-Gie…sekali lagi).
“ Kutipan yang sama?>! Soe Hok-Gie”
kalau gunung, tantangan-nya lebih besar, dan penuh dengan ketidakpastian...
kalau pantai sih lebih bikin perasaan nyaman sejak awal berangkat.
padahal kalau naik gunung dan udah sampai puncak kan sebenernya pemandangan yg kita dapet ya itu2 aja (lebih bagus pantai),
tapi memang ada kepuasan, perasaan "berhasil" mengalahkan diri sendiri,
membuktikan kekuatan hingga bisa nyampai puncak...
jadi meskipun keindahan yg didapat di puncak gunung itu "tidak seberapa" dibandingin pantai, kepuasan dan kebanggaan dalam diri jd dominan
yang pasti : Mendaki gunung beresiko tersesat, hipotermia, terpeleset. Menonton film beresiko sakit mata, terdoktrin oleh film, lupa makan. Balap beresiko jatuh. Internetan beresiko mata sakit, lupa waktu. Dan sebagainya. Yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan segala sesuatu dengan benar dan sesuai PROSEDUR.
Kutipan akhir :
Tiap jengkal lukisan alam semoga membuat kita makin tunduk pada keperkasaan Sang Pencipta karena pada dasarnya kita yang lemah ini tak akan berdaya dibandingkan keperkasaan alam yang merupakan guratan ayat-ayat kauniyah-Nya.
“Seorang pendaki gunung sejatinya tidak senang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi yang sedang menusuk ke langit tapi ia sedang menaklukkan pucuk-pucuk tertinggi dari egonya sendiri sebagai seorang manusia. “dari seorang pendaki Indonesia
(Ita Budhi),
Itu semua Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, KESEMPURNAAN.
Dan pastinya semuanya kembali kepada kitanya(diri sendiri).

BY :
Penulis 29feb1988

.











Sabtu, 18 Desember 2010

B3.AKU & BINTANG


indra

2010oleh Indra Fevriadi pada 17 November 2010 jam 12:29entahlah.
yang ku saksikan derita bagiku
yang kujalankan keterpaksaan,
yang ku mau kata yang lugas - tulus seperti adanya.

lebaran ini .... begitu adanya.?
hujan yg bisa memberi alasan atas janji yg tak ku tepati
. . .lama sudah menanti,..
lebaran kali ini masih jg penuh penak?
kan ku titipkan isyaratku padamu hujan
bahwa...................................................
aku mau hatiku mengenal lebaran bukan hanya ragaku,

kini ku terbius benci? ? ? ? ? ?

Jumat, 17 Desember 2010

susah

susah kali kok nge blogg.

Selasa, 14 Desember 2010

Bukan dunia yg kejam...tipiH mang hidup ku yg malang...TTD ,adel,perantau


  1. ADEL RAHMAT



  1. INDRA DAN ADEL

INILAH KAMI, YANG MENGHADAPI SEMUA DENGAN SENYUM. DENGAN TANGAN TERBUKA. .
RELAKAN SAJA APA YANG HARUS PERGI, KARNA SEMUA TAK BERTUAN TAK ADA YG KEKAL.?
                                                                                                                        2010 NOVEMBER




menunggu satu jawaban.

oleh : Adell Perantau..

di saat ini qu sdang mrsa gelisah,

menanti jwban hati,

Yg tak kunjung tba qu mrsa hampa

menjalanii hdup ni,

Kumerasa sendiri,menangis dan merintih,

Qu tak percaya menjalani hdup ini,,

Bla nnti qu terdiam membisu,

Mungkin itu akhir hidup dri qu,

Mungkin itu jalan hidup qu,

Tau mungkin itu takdir qu,
Biar kisah-kisah kita abadi ntuk selamanya.

YA ALLA,KUATKANLAH HATI HAMBA INI
DALAM MEHADAPI COBAAN MU ALLAH.

ksah cnta ku.

oleh Adell Perantau pada 22 November 2010 jam 12:45

Di sebuah kota kecil yg tenang & indah, ada sepasang manusia yg saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap org yg bertemu dgn mereka tdk bisa tdk akan menghantar dgn pandangan kagum & doa bahagia. Mereka saling mengasihi satu sama lain.



Namun pd suatu hari, malang sang dara mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien brp malam tdk sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dgn tiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun. Malamnya ia tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangis sepanjang hari.



Seminggu telah berlalu, sang dara tetap pingsan tertidur spt dulu, sedangkan si wanita telah berubah mjd pucat pasi & lesu tdk terkira, namun ia tetap dgn susah payah bertahan & akhirnya pd suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu, lalu IA memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpd dirinya.



Tuhan bertanya kpdnya:"Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?". Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab:"Ya". Tuhan berkata:"Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali, namun kamu hrs berjanji menjelma mjd kupu2 selama 3 thn. Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?". Si wanita terharu setelah mendengarnya & dgn jawaban yg pasti menjawab: "saya bersedia!".



Hari telah terang. Si wanita telah mjd seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diri pd Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, dara itu benar2 telah siuman bahkan ia sedang berbicara dgn seorg dokter. Namun sayang, ia tdk dpt mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu. Dgn di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dr jauh kekasihnya sendiri.



Bbrp hari kemudian, sang dara telah sembuh. Namun ia sama sekali tdk bahagia. Ia mencari keberadaan sang wanita pd setiap org yg lewat, namun tdk ada yg tahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana. Sang dara sepanjang hari tdk makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kpdnya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah mjd kupu2 bukankah setiap saat selalu berputar disampingnya? hanya saja ia tdk bisa berteriak, tdk bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2.



Musim panas telah berakhir, angin musim gugur yg sejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tdk mau hrs meninggalkan tempat tsb lalu terakhir kali ia terbang & hinggap di atas bahu sang dara. Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yg kecil & lemah benar2 tdk boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dpt di dengar oleh kupu2 itu sendiri & mau tdk mau dgn berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yg jauh dgn membawa harapan.



Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnya segera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya. Namun di samping bayangan yg tak asing lagi ternyata telah berdiri seorang wanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa. Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri. Lebih tdk percaya lagi dgn omongan yg di bicarakan banyak org. Orang2 selalu menceritakan betapa parah sakit sang dara. Melukiskan betapa baik & manisnya dokter wanita itu. Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka & tentu saja juga melukiskan bahwa sang dara sudah bahagia spt dulu kala dsb. Sang kupu2 sangat sedih.



Bbrp hari berikutnya ia seringkali melihat kekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai. Segala yg pernah di milikinya dahulu dlm sekejap tokoh utamanya telah berganti seorg wanita lain sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisa hinggap di atas bahunya, namun tdk dpt berbuat apa2. Musim panas tahun ini sgt panjang, sang kupu2 setiap hari terbang rendah dgn tersiksa & ia sudah tdk memiliki keberanian lagi utk mendekati kekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu, ia & suara tawa bahagianya sudah cukup membuat embusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu.



Bunga bersemi & layu. Bunga layu & bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya menandakan semua ini. Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergi mengunjungi kekasihnya sendiri. Sang dara bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri. Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yg hancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.



Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segera berakhir & pd saat hari yg terakhir,mengalirlah air mata sedih sang kupu2. Dengan pedih hati Tuhan menarik napas:"Apakah kamu menyesal?". Sang kupu2 mengeringkan air matanya:"Tidak". Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan: "Besok kamu sudah dpt kembali mjd dirimu sendiri". Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya:"Biarkanlah aku mjd kupu2 seumur hidup".



ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN TAKDIR.ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA.MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI, NAMUN MEMILIKI SESEORANG MAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA.



ASA DALAM (bawelku)

ASA DALAM (bawelku)

oleh Indra Fevriadi pada 13 Desember 2010 jam 23:22

Kemana harus ku buang jika aku sesal,muak.

Klo bukan pada tulisan ku.

Mungkin,! tak ada sandaran pd lainnya,.

“Tpi disini kutak menggingkarimu tuhan”.

Aq hanya sesal sesaat waktu. Muak pada sekian waktu saja,,

Aku benci pada arus yang tak tentu, cinta pada bunga yang tak jadi bunga,.

=- Aq tau kataku hanya muasal sekian kata manis lainya,

Tapi ini hamparan ku , ini mungkin expresi tak tentuku pada kata2ku.

Maaf jika aq kau jadi tertawa,~!@#$%^&*+

Ah,)).?! disini aku masih muak pada semua,aduh aku sok benci lagi pada hantu banyangan ku.tp

Entahlah, aq jadi tak tentu arah,..

Asal aku tak gila arah di situ, aku tak sesal tentunya.

Sudutku telah diduduki musuh,: maka takdirlah aku jadinya..!!

Sejujurnya jiwa pembunuh hanyal masih ku miliki , masih nyata mata atas demokrasi dunia ini.

dan bisa kubunuh smua itu.?

dan demi jiwaqu.

Kenyataan sesal dan hanyalan manis tetap tersimpan sendiri.

How how .caci maki itu ??/??? simpan saja kawan

INISESALDIUJUNG2010

Kamis, 14 Oktober 2010

AKU TEGAR



berdiri tegap pada tiang yang ku buat
diantara tumpukan manis
kamu dan aku bukan dia
yang membiarkan semua
pada nyata
kepada tuhan
aku bertanya
buakan pada remangf bulam tapi diantara nya
masih banyak jalan yang harus di lalui

walau terpakuu diantara deretan sesa






Kamis, 07 Oktober 2010

kronologi daving


KRONOLOGIS PERJALANAN
2 Oktober 2010
   Tim daving kami mulai bersiaap dan mempacking semua peralatan yang di butuh kan di lapangan nanti dan ketika jam menunjukkan Sekitar jam 04:00 kami mulai berangkah ke krueng raya atau lebih tepat di benteng inong balee aceh besar hingga tenda siap di berdirikan di pertengahan malam dan istrirahat untuk stamina besok,

03 oktober 2010
    Sekitar jam delapan seusai makan kami anggota dan intruktur mulai mepersiapkan semuanya baik dari segi alat atau hal lain yang di perlukan untuk melakukan fins swimming hingga nanti siang dan adapun dalam materi yang di implementasikan ialah pertama nama nama alat yang akan di gunakan dan juga menggetahuia fungsi alat sehingga sampai pada cara memakainya alat seperti kecocokan masker yang akan di gunakan, dan sehingga semua alat telah di gunakan kami mulai melakukan teknik teknik,
Yang pertama ialah teknik atau cara masuk, kami disini menggunkan teknik beac entri namun ada juga cara entry lainnya yang tidak kita gunakan karna di tempat inoong bale lebih baik menggunakan  beach entry, adpun cara ENTRY lain nya adalah :
ì     Giant step entry : yaitu :
§     lihat kepermukaan dan pastikan tidak ada penghalang di permukaan   air.
§              Lompatlah dengan melangkah kaki secara lebar, dengan tangan
    Memegang masker dan kebelakang
§              Saat masuk ke air kayuhlah kaki bagian belakang ke arah depan agar Terjadi pengereman.
ì     Back roll
§              Posisi duduk membelakangi air
§              Pastikan peralatan tidak ada yang tersangkut dengan tangan kanan di
Masker dan tangan kiri di bawah tabung dan tidak ada penghalang dari belakang,
§     Lontarkan badan ke arah belakang, dengan         kayuhan kedua kaki Bersamaan untuk menjauhi   tempat entry
ì     Beach entry
§              Di gunakan pada pantai yang berbatu dan bergelombang
§              Entry dengan berjalan ke arah samping
§              Berpegangan sesama mitra selam Masuk pada saat gelombang akan meninggalkan pantai.
  
   Dan setelah semua itu, ketika sampai pada posisi yang cocok untuk melakukan fins swiming kami segera malakukan teknik teknik yang ada dalam fins swimming yang langsung dikomandoi oleh intruktur, adapun teniknya dan alat nya adalah :
     masker clering, tuck dave, jack dive dan juga snorker blass serta juga apnea ( berenang lurus di dalam air),lebih jelanya sebagai berikut :
Teknik yang digunakan:
  • Tuck dive ( turun dengan possi lurus )atau dengan cara:
a.  Tangan di atas
b.  Kita berdiri sampai tenggelam tangan
c.  Sesampai di dalam air baru kepala di putar ke bawah

  • Jack nife ( turun dengan posisi miring ke bawah kaki di bengkokkan ke atas )
a.                    Lurus ke permukaan air
b.                    Masuk kan kepala ke dalam air
c.                    Kaki di angkat dan lurus ke atas,

  • Mask clearing ( membersihkan air dari masker )
  • Snokel blast (mengeluarkan udara sedikit demi sedikit sebelum sampai ke permukaan dengan posisi tangan ke atas,
  • Apnea ( menyelam dalam air dengan posisi lurus )
  • BALANCE (Menjaga keseimbangan badan dengan cara menjungkir balikkan badan di dalam air)

       Peralatan dasar skin daving:
o       Masker
o       Snorkel
o       Fin/ fin holder
o       Live vest
o       Skin suit
o       Boots
o       Glove

   Setelah semua itu teraplikasi seperti yang di harapkan serta mulai makan siang dan sejenak beristrirahat sekitar jam 02:00 kami kembali turun ke laut untuk mempraktek kan scuba daving dengan di temani seoarang intruktur maka sebelum nya kami pertama mengecek alat scuba dan mempraktek membuka dan memasangang scuba sebagai kelancaran dalam memasang alat scuba, setelah semua itu baru kami mengenali alat dan fungsinya seperti :
o       Masker :
Kacamata selam membantu untuk melihat dengan jelas dalam air
o       Snorker :
sebuah alat yang dipergunakan untuk dapat bertahan dibawah Permukaan air dengan ( berupakan sperti pipa )
o       Fin :
berguna untuk menambah kecepatan saat berada di air.

o       Boot :
Sepatu/ berguna untuk melindungi kaki dari coral dan batu tajam.
o       Skin suit / Wet suit/ Dry suit :
: baju selam yang terbagi menjadi dua yaitu :skin suit (untuk hawa stabil )dan dry suit (untuk daerah yang ber hawa dingin)berguna untuk mengurangi rasa dingin yang berlebihan, terutama saat
berada di kedalaman air
o       Hoot :
Penutup kepala dan rambut,

o       Weigh belt :
pemberat berfungsi sebagai pengatur beban tubuh didalam air agar
bouyancy seimbang
o       Glove :
Untuk melindungi tangan
o       Tank :
tabung tempat mengisi udara yang digunakan dalam penyelaman
o          Regulator :
peralatan pengatur ini, bekerja untuk menyalurkan udara yang bertekanan tinggi dengan mengurangi tekanannya secara otomatis, agar dapat mensuply kebutuhan udara bagi penyelam. Terdapat 4 selang terdiri dari selang inflator ke BCD, 2 octopus untuk (pernafasan penyelam dan cadangan), serta ke depth gauge pengukur kedalaman peasure guege (pengukur tekanan tabung).

o       BCD ( Boyancy  Compensator Device) :
Berguna untuk mengatur daya apung (layang) kita tatkala berada didalam air. Dapat diisi udara melalui selang inflator yg terhubung dengan regulator. Kegunaan lain yaitu untuk melakukan istirahat di permukaan, terutama kasus keadaan darurat.

o          Knife :
Pisau untuk mAsa darurat,
o       Octopus :
bagian pengatur dan pensuply udara kemulut untuk penyelaman, atau juga di sebut alat pernapasan untuk emergensy yang terhubung pada regulator,
o       Dive coputer :
Jam komputer
o       Power insplator :
Penghubung untuk BCD (pengisian angin kebcd).

     Setelah peralatan siap dan dalam kondisi baik, maka para intruktur memberikan briefing yaitu mengenai:
Tujuan Penyelaman, Waktu dan dalamnya penyelaman dan Tugas masing-masing penyelam atua hal hal yang harus di lakukan ketika berada dalam air,( teknik yang akan di lakukan)dan prosuduer emergency dan beberapa hand signal yang penting,
     Setelah masuk ke laut dan sudah menemukan tempat yang bagus untuk melakukan penyelaman maka kami nmemepraktek berberapa teknik teknik penyelaman diantara nya yaitu :

o       MASK CLEAR DAN BC TRIAL
§                  Mencoba memasukkan dan mengeluarkan udara kedalam
    BCD di tempat yang dangkal
§                  Mencoba melakukan mask clearing, mask flood
(membuka masker dan pasang kembali di posisi.)

o       BOYANCY CONTROL ( pengontrolan daya apung )
§              Mencoba untuk mengontro daya apung saat mengambil nafas
§              Tahan nafas secukupnya hingga mampu melayang
§              Hembuskan nafas agar badan dapat Turun kedalaman dengan sendirinya atur berulang kali hingga menemukan posisi.
o       FIN PIVOT
Menetralkan/ keseimbangan diri dalam air dengan memakai alat scuba
§                 Isikan udara kedalam BCD melalui low preasure inflator, Tarik nafas dan
lepaskan secara berlahan, ulangi beberapa kali      hingga mendapatkan    keseimbangan yang bagus,
§                 Mencari keseimbangan dengan cara bertopang pada fins,
o       BALANCE
Menjaga keseimbangan badan dengan cara menjungkir balikkan badan di dalam air,

o       REGULATOR SLEEPING
Berenang kedepan dengan snorkel dan lepaskan snorkel ganti dengan regulator .
v     Teknik mencari regulator apabila sulit dalam meraihnya :
·        Dorongkan badan ke kanan
§             Lentangkan tangan ke kanan untuk meraih regulator    mouth piece
    • Raihlah regulator mouth piece yang telah kita dapatkan,
o       JOKKIE SEAT ( berdiri dengan tumpuan lutut dalam air )
§         posisi dalam air dengan berdiri dengan tumpuan di lutut untuk menerima intruksi dari instruktur.

o       FIN PIVOT
§         buang nafas dan keluarkan udara yang ada dalam BCD
§         lakukan posisi telungkup dengan tetap memegang ujung power inflator
§         isikan udara secukupnya ke dalam BCD secara berkala, di sertai tarik nafas dalam hingga posisi badan terangkat, kemudian buang nafas dalam sehingga badan turun kembali, hingga bertemu untuk melayang netral dengan sempurna.
o       STREAM LINE
§         posisi saat telah menemukan komposisi daya apung antara jumlah pemberat, udara di paru-paru dan udara di BCD maka:
b.  lakukan renang dengan posisi melayang lurus ( stream line ) gerakkan kaki secara benar, di mulai dari pangkal paha untuk dapat maju
o       EMERGENCY PROSEDUR
BUDDY BREATHING ASCENT (BB)
§         Dilakukan dengan cara bergantian bernafas melalui “second stage”dari satu regulator dari si penolong (donor) hendaknya terus menerus dilakukan sambil naik ke permukaan secara terkendali karena itu BB sering disebut “Buddy Brething Ascent” (BBA)

Hingga kami keluar dari air,dengan cara yang telah diajarkan yaitu dengan cara beach exit(jika pantai bergelombang maka harus diLakukan dengan berjalan menggunakan lutut mengikuti arus gelombang untuk mencapai pinggiran pantai ). Dan setelah siap semua kami kembali meng packing barang dan pulang hingga semua alat di cuci dan di tempat di tempat semestinya,.

Sekian untuk kronologi diving dari kami moga bermanfaat bagi semua yang membaca,